Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2025

camping Digital Detox: Menepi dari Dunia Maya demi Kesehatan Mental

Gambar
  Gue nggak nyangka, ternyata nggak buka HP dua hari itu… bikin tenang banget,” ujar Adit, mahasiswa semester lima yang baru pertama kali ikut camping tanpa membawa gawai. Di tengah hiruk pikuk notifikasi media sosial dan tuntutan tugas kuliah online, kegiatan camping kini tidak sekadar mencari udara segar, tetapi juga menjadi sarana digital detox yang semakin dibutuhkan generasi muda. Camping selama ini identik dengan api unggun, tenda di pinggir hutan, dan makanan instan yang dimasak dengan penuh perjuangan. Namun kini, makna camping perlahan bergeser menjadi lebih dalam: sebagai pelarian sementara dari padatnya informasi digital yang tiada henti. Fenomena digital detox camping mulai populer di kalangan anak muda, terutama mahasiswa dan pekerja kreatif yang mulai merasa jenuh dengan rutinitas daring yang melelahkan secara mental. Kegiatan ini mengajak peserta untuk meninggalkan gawai, sinyal internet, bahkan jam tangan pintar mereka, demi kembali terhubung dengan alam dan diri se...

Mencari Damai di Alam: Cerita di Balik Tenda dan Api Unggun

Gambar
  Camping bukan sekadar mendirikan tenda dan bermalam di alam terbuka. Di balik asap api unggun dan suara jangkrik, tersimpan kisah tentang kebersamaan, penyembuhan diri, hingga pelarian dari penatnya kehidupan kota. Bogor – Ketika akhir pekan tiba, sebagian orang memilih mal atau kafe untuk mengisi waktu luang. Namun tidak dengan Reza Nugraha (28), seorang karyawan swasta yang justru rela menempuh dua jam perjalanan demi bermalam di kaki Gunung Salak. Baginya, camping bukan cuma soal wisata, tapi sebuah bentuk terapi mental. “Saya mulai rutin camping sejak pandemi. Awalnya karena butuh ruang terbuka, lama-lama malah jadi kebutuhan batin,” ujarnya saat ditemui di perkemahan Gunung Bunder, Bogor, Sabtu (26/4). Camping kini menjadi gaya hidup baru, terutama di kalangan anak muda perkotaan. Dari yang membawa perlengkapan minimalis hingga glamping (glamorous camping) dengan fasilitas lengkap, semuanya mencari hal yang sama: ketenangan. Kegiatan Selama Camping Aktivitas camping bukan se...

Detik-Detik Ibu-Ibu Terseret Arus: ‘Saya Hanya Bisa Pasrah

Gambar
  Sebuah insiden nyaris merenggut nyawa dua ibu rumah tangga saat berkemah di pinggiran Sungai Cikapundung, Bandung, Minggu (27/4). Arus deras mendadak menyeret mereka saat sedang mencuci peralatan makan. Bandung – Dua ibu rumah tangga nyaris kehilangan nyawa saat berkemah bersama komunitas keluarga di kawasan wisata alam Sungai Cikapundung, Kecamatan Cidadap, Bandung. Arus sungai yang tiba-tiba meningkat menyeret keduanya sekitar tiga meter sebelum akhirnya berhasil diselamatkan warga. Kejadian terjadi sekitar pukul 07.30 pagi saat keduanya, Nani (43) dan Lilis (38), sedang mencuci peralatan makan usai sarapan di pinggiran sungai. Tanpa tanda-tanda hujan di sekitar lokasi, arus mendadak berubah deras. “Saya lagi bilas piring, tiba-tiba air naik cepat sekali. Saya langsung kehilangan pijakan,” tutur Nani kepada wartawan saat ditemui di tenda utama. “Saya sempat teriak, tapi cuma sempat bilang ‘tolong’ sekali. Setelah itu saya pasrah.” Lilis, yang berada sekitar dua meter dari Nani,...

Perminatan Sewa Alat Camping Melonjak: Peluang Usaha Tumbuh di Tengah Tren Liburan Alam

Gambar
  Tren berkemah atau camping kini semakin digemari warga perkotaan. Kebutuhan akan perlengkapan lengkap dan efisien memicu pertumbuhan jasa penyewaan alat camping yang menawarkan solusi praktis, hemat, dan ramah lingkungan. Jakarta — Aktivitas berkemah kini tidak lagi identik dengan kegiatan ekstrim di tengah hutan. Gaya hidup urban outdoor membuat banyak warga Jakarta dan sekitarnya melirik aktivitas camping sebagai cara melepas penat dari rutinitas. Namun, perlengkapan camping yang lengkap kerap kali membutuhkan biaya besar. Hal inilah yang mendorong hadirnya berbagai tempat penyewaan alat camping di ibu kota. Salah satu pelaku usaha yang melihat peluang ini adalah Andi Pratama (32), pemilik UrbanCamp Gear Rental di Jakarta Selatan. “Kami menyewakan perlengkapan mulai dari tenda, matras, sleeping bag, hingga kompor portable. Semua alat kami rawat rutin dan update sesuai kebutuhan pelanggan,” ujar Andi saat ditemui pada Senin (28/4). Menurut Andi, tren penyewaan meningkat signifik...

Ratusan Peserta Padati Perkemahan Alam Bebas: Edukasi dan Petualangan dalam Satu Wadah

Gambar
Bukit Rimba, yang terletak di kawasan pegunungan Timur Jawa, menjadi saksi semaraknya kegiatan camping yang diikuti lebih dari 200 peserta dari berbagai daerah. Kegiatan bertajuk “Kemah Lestari 2025” ini berlangsung selama tiga hari, sejak Jumat (18/4) hingga Minggu (20/4), dengan rangkaian acara yang penuh edukasi dan petualangan. Diselenggarakan oleh Komunitas Alam Lestari, acara ini mengusung misi mengenalkan pentingnya pelestarian lingkungan kepada generasi muda. Selain berkemah, peserta juga diajak mengikuti workshop daur ulang, pelatihan survival, serta diskusi terbuka tentang perubahan iklim. “Tujuan kami bukan hanya mengajak anak-anak muda menikmati alam, tapi juga memahami bagaimana cara menjaganya,” ujar Rudi Hartanto, ketua panitia Kemah Lestari 2025. Ia menambahkan, seluruh kegiatan dirancang agar peserta bisa belajar langsung dari alam tanpa merasa digurui. Salah satu peserta, Dita Aulia (20), mengaku senang bisa ikut serta dalam kegiatan ini. “Bukan cuma seru, tapi aku ju...

Camping Ceria 2025: Ribuan Pelajar Belajar Alam Lewat Perkemahan

Gambar
  Taman Wisata Gunung Geulis, Bogor, dipenuhi keceriaan ribuan pelajar yang mengikuti “Camping Ceria 2025”, sebuah program edukatif yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan bekerja sama dengan komunitas lingkungan Sahabat Hijau. Acara berlangsung selama dua hari, mulai Sabtu (19/4) hingga Minggu (20/4), dengan berbagai kegiatan seru sekaligus mendidik. Dengan tema “Belajar Bersama Alam”, kegiatan ini dirancang untuk mengajak pelajar belajar langsung dari lingkungan terbuka, mengenal ekosistem, serta memahami pentingnya pelestarian alam. Para peserta berasal dari 75 sekolah tingkat SMP dan SMA yang tersebar di wilayah Jabodetabek. “Kegiatan ini sangat penting untuk membentuk karakter peduli lingkungan sejak dini. Mereka tidak hanya diajak bersenang-senang, tapi juga belajar mencintai dan merawat alam,” ujar Andini Kurnia, Kepala Seksi Kegiatan Kesiswaan Dinas Pendidikan DKI Jakarta. Berbagai kegiatan seperti penanaman pohon, lomba membuat tempat sampah kreatif, pelatihan mendirika...

Eiger Gelar Eiger Adventure Camp 2025: Kampanye Outdoor Life Ramah Lingkungan

Gambar
  Sebagai bagian dari komitmen terhadap pelestarian alam dan gaya hidup outdoor yang berkelanjutan, Eiger mengadakan acara tahunan bertajuk Eiger Adventure Camp 2025 di kawasan pegunungan Lembang, Jawa Barat. Acara ini diikuti oleh lebih dari 800 peserta dari komunitas petualang, mahasiswa pencinta alam, hingga influencer outdoor. Mengusung tema “Explore More, Waste Less”, kegiatan camping ini tidak hanya menonjolkan petualangan alam, tetapi juga edukasi lingkungan dan tanggung jawab sosial terhadap ekosistem hutan. “Melalui acara ini, kami ingin menyampaikan bahwa menjadi petualang sejati bukan hanya soal menaklukkan alam, tapi juga merawatnya,” ujar Deden Rasidi, Brand Manager Eiger. Ia menambahkan bahwa acara ini juga sekaligus memperkenalkan lini produk terbaru Eiger yang dibuat dengan bahan daur ulang. Selama tiga hari, peserta mengikuti berbagai aktivitas seperti hiking lintas alam, pelatihan survival skills, talkshow bertema ekowisata bersama aktivis lingkungan, serta aksi b...

REI Adventure Taja CampFest 2025: Dorong Generasi Muda Cinta Alam Lewat Camping Seru

Gambar
https://ttu.inews.id/read/578163/adventure-competition-2025-resmi-dimulai-bupati-ttu-ajak-komunitas-otomotif-jaga-lingkungan   Dalam upaya menghidupkan kembali minat generasi muda terhadap kegiatan luar ruangan, REI Adventure Indonesia menggelar acara CampFest 2025 di Situ Cileunca, Pangalengan, Jawa Barat. Acara ini sukses menghadirkan lebih dari 600 peserta dari berbagai daerah, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga komunitas pecinta alam. Mengangkat tema “Go Outside, Stay Aware”, REI ingin mendorong masyarakat, khususnya anak muda, untuk lebih aktif menjelajah alam dengan cara yang aman dan bertanggung jawab. “Melalui CampFest, kami ingin memberikan pengalaman camping yang menyenangkan sekaligus penuh edukasi, agar anak muda nggak cuma datang ke alam buat konten, tapi juga paham bagaimana menjaga dan menghargainya,” kata Fajar Maulana, Event Coordinator REI Adventure. Selama dua hari, peserta mengikuti berbagai kegiatan menarik seperti pelatihan mendirikan tenda, demo memasak ou...

Logistik Lezat di Tengah Alam: Makanan Andalan yang Wajib Dibawa Saat Camping

Gambar
  https://images.app.goo.gl/iqWvaQs2sXCWK1m49 Menjelajah hutan, mendaki bukit, dan tidur di bawah langit berbintang adalah impian banyak pencinta alam. Tapi jangan salah—satu hal yang nggak boleh dilupakan saat camping adalah: makanan! Karena tanpa asupan yang cukup, tenaga bisa drop, mood jadi buruk, dan pengalaman di alam bisa berubah jadi mimpi buruk. “Camping bukan berarti harus makan seadanya,” kata Nanda Pratama, seorang pendaki sekaligus pegiat komunitas outdoor. “Kita bisa tetap makan enak dan sehat asal tahu cara bawa dan masaknya.” Berikut ini adalah beberapa jenis makanan yang umum dan direkomendasikan untuk dibawa saat camping, mulai dari yang instan sampai yang dimasak bareng teman-teman. 1. Mi Instan: Murah, Cepat, dan Selalu Laku Tak bisa dipungkiri, mi instan selalu jadi andalan utama para camper. Gampang dibawa, tinggal seduh atau rebus, dan langsung siap disantap. Apalagi kalau ditambah topping seperti telur rebus, kornet, atau sayur yang dibawa dari rumah. “Mi in...

Rekomendasi Tenda Camping Terbaik untuk Petualangan yang nyaman

Gambar
  Camping bukan lagi aktivitas eksklusif untuk para petualang ekstrem. Kini, siapa saja bisa menikmati suasana alam terbuka, mulai dari pegunungan, pantai, hingga hutan pinus. Namun, agar pengalaman camping semakin menyenangkan, pemilihan tenda yang tepat sangat penting. Tenda menjadi rumah sementara selama di alam, yang tidak hanya melindungi dari cuaca, tetapi juga memberi rasa aman dan nyaman. Berikut ini beberapa rekomendasi tenda camping yang bisa kamu pertimbangkan, sesuai kebutuhan dan gaya traveling kamu: 1. Eiger Dome Tent – Cocok untuk Keluarga atau Grup Tenda keluaran Eiger ini dirancang dengan kapasitas 4 hingga 6 orang, sangat ideal untuk camping bersama keluarga atau teman-teman. Desainnya dome (kubah), membuatnya stabil terhadap angin. Materialnya tahan air dan memiliki ventilasi yang baik, sehingga nyaman digunakan di berbagai kondisi cuaca. Eiger Dome Tent juga dilengkapi dengan ruang tambahan di bagian depan sebagai tempat menyimpan perlengkapan atau alas kaki, ja...

Nyaman di Alam Terbuka: Alas Tenda Jadi Kunci Tidur nyenyak Saat Camping

Gambar
  https://images.app.goo.gl/iw54yozpCX9vYhEi8 Jakarta — Tak sedikit orang menganggap alas tenda hanyalah pelengkap saat berkemah. Padahal, benda satu ini punya peran penting dalam menentukan kenyamanan tidur di alam terbuka. Mulai dari menghalau dingin tanah hingga menjaga tubuh tetap kering, alas tenda diam-diam jadi pahlawan saat malam datang. Musim liburan memang jadi waktu favorit banyak orang untuk kabur sejenak dari hiruk pikuk kota. Salah satu pilihan yang makin digemari adalah camping atau berkemah. Aktivitas ini menawarkan kedekatan dengan alam, udara segar, dan suasana yang menenangkan. Namun, di balik semua itu, kenyamanan selama bermalam di tenda tak bisa dianggap remeh—terutama soal urusan tidur. Salah satu elemen penting yang sering dilupakan adalah alas tenda. Banyak camper pemula yang mengira sleeping bag saja sudah cukup. Padahal, tenda yang berdiri langsung di atas tanah bisa menyimpan banyak ‘kejutan’—dingin yang menggigit, permukaan yang keras dan tidak rata, ba...

Camping: Cara Sederhana Menemukan Kembali Diri yang Sering Kita Lupakan

Gambar
  Di tengah kebisingan kota, padatnya pekerjaan, dan rutinitas yang monoton, manusia modern kerap kehilangan koneksi—bukan hanya dengan alam, tetapi juga dengan dirinya sendiri. Dalam hiruk-pikuk itu, camping atau berkemah muncul sebagai cara sederhana namun bermakna untuk rehat sejenak dan mengingat kembali siapa kita sebenarnya. Camping bukan lagi sekadar kegiatan anak pramuka atau pendaki gunung profesional. Kini, berkemah telah menjelma menjadi gaya hidup baru: urban escape yang menjanjikan ketenangan, keheningan, dan kesederhanaan. Popularitasnya meningkat, terutama setelah pandemi, saat banyak orang menyadari pentingnya hubungan dengan alam. Namun lebih dari sekadar tren, camping adalah bentuk perlawanan halus terhadap dunia yang serba cepat. Di tengah hutan atau di tepi danau, kita belajar hidup dengan lebih lambat. Kita memasak sendiri, mendirikan tenda, dan menyesuaikan diri dengan alam, bukan dengan jadwal Google Calendar. Tidak ada notifikasi, tidak ada deadline. Yang ad...