Acara Camping Massal Gagal Akibat Tenda Bocor, Ratusan Peserta Dievakuasi



Acara camping massal pelajar se-Jawa Barat di Cibodas, Cianjur, terpaksa dihentikan lebih awal akibat hujan deras dan banyaknya tenda peserta yang bocor. Ratusan siswa dievakuasi ke gedung aula setempat.

Cianjur, 27 Mei 2025 — Acara Jambore Pelajar Jawa Barat yang diikuti lebih dari 400 siswa SMP dan SMA di kawasan camping ground Cibodas, Kabupaten Cianjur, terpaksa dihentikan dua hari lebih awal akibat cuaca ekstrem yang menyebabkan puluhan tenda bocor dan roboh.

Hujan deras disertai angin kencang mengguyur kawasan tersebut sejak Jumat malam (23/5), dan membuat kondisi lapangan tidak memungkinkan untuk kegiatan outdoor.

“Lebih dari 60 tenda peserta bocor dan beberapa bahkan rubuh diterpa angin. Kami langsung putuskan untuk evakuasi demi keselamatan,” kata Hj. Nur Aini, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat sekaligus penanggung jawab kegiatan.

Peserta Mengalami Kedinginan dan Demam

Beberapa peserta dilaporkan mengalami gejala awal hipotermia seperti menggigil dan lemas akibat tidur dalam kondisi tenda yang basah dan berlumpur.

“Kami langsung koordinasi dengan tim medis dan memindahkan mereka ke aula darurat,” ujar Dr. Fikri Alamsyah, petugas medis kegiatan.

Sebagian peserta juga mengalami demam dan flu akibat suhu dingin dan pakaian yang basah.

Panitia Dianggap Kurang Siap

Orang tua peserta menyayangkan kurangnya kesiapan panitia dalam menghadapi cuaca ekstrem. Beberapa tenda diketahui tidak menggunakan lapisan anti-air, bahkan ada yang tidak memiliki alas pelindung dari tanah basah.

“Saya kaget anak saya kirim pesan kalau tendanya kebanjiran. Harusnya panitia lebih siap dan tahu prakiraan cuaca,” ujar Rudi Hartanto, orang tua peserta dari Bandung.

Evaluasi dan Permintaan Maaf

Pihak penyelenggara menyampaikan permintaan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Mereka berjanji akan mengevaluasi standar keamanan dan perlengkapan peserta di kegiatan berikutnya.

“Kami akan jadikan ini pelajaran berharga. Cuaca di luar dugaan, tapi kami akui ada kekurangan dari sisi kesiapan tenda dan logistik,” kata Nur Aini.

BMKG sebelumnya memang telah mengeluarkan peringatan cuaca hujan intensitas tinggi di kawasan pegunungan Jawa Barat hingga akhir Mei.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nyaman di Alam Terbuka: Alas Tenda Jadi Kunci Tidur nyenyak Saat Camping

Eiger Gelar Eiger Adventure Camp 2025: Kampanye Outdoor Life Ramah Lingkungan

Camping Bareng Hewan Peliharaan, Emang Bisa? Ternyata Banyak yang Sudah Coba!