Peralatan Hilang, Pencurian Terjadi di Lokasi Camping Populer Sentul

Aksi pencurian terjadi di kawasan camping Sentul Eco Camp, Bogor, Sabtu dini hari. Beberapa camper kehilangan perlengkapan seperti sleeping bag, kompor portable, dan barang pribadi. Polisi mulai melakukan penyelidikan.

Bogor, 27 Mei 2025 — Keamanan lokasi camping kembali jadi sorotan setelah kasus pencurian menimpa sejumlah pengunjung Sentul Eco Camp, Sabtu (25/5) dini hari. Sedikitnya tiga kelompok camper melaporkan kehilangan barang saat mereka sedang tertidur di tenda.

Barang yang hilang meliputi kompor portable, headlamp, sleeping bag, dan ponsel. Kejadian ini sontak membuat heboh kawasan camping yang biasanya ramai dikunjungi keluarga dan komunitas pendaki.

“Kami baru sadar sekitar pukul lima pagi. Kompor dan beberapa barang kecil sudah tidak ada di depan tenda. Untung ponsel disimpan di dalam sleeping bag,” kata Randy Sutanto (29), salah satu korban asal Jakarta Selatan.

Tidak Ada Tanda Kekerasan

Menurut pengakuan para korban, tidak ditemukan kerusakan pada tenda atau jejak paksa. Dugaan kuat pelaku beraksi dengan sangat tenang dan terencana.

Kapolsek Babakan Madang, Kompol Dedi Wibowo, membenarkan laporan tersebut. Pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa CCTV dari pos penjagaan.

“Kami masih dalami rekaman CCTV di sekitar pintu masuk dan pos registrasi. Sejauh ini belum terlihat jelas wajah pelaku,” ujar Dedi.

Pengelola Tambah Patroli dan Imbauan

Pihak pengelola Sentul Eco Camp menyatakan penyesalan atas kejadian tersebut dan segera meningkatkan pengawasan. Mulai akhir pekan depan, patroli malam akan dilakukan tiap dua jam sekali.

“Kami juga akan memasang papan imbauan agar camper tidak meninggalkan barang di luar tenda saat tidur,” kata Rahmat Fajri, pengelola lapangan Sentul Eco Camp.

Korban Berharap Ada Tindakan Tegas

Para korban berharap kejadian ini ditindak serius dan menjadi evaluasi untuk seluruh pengelola camping ground yang kini semakin ramai.

“Selama ini kita percaya camping itu aman, tapi kejadian kayak gini bikin kapok. Minimal ada petugas ronda malam atau sistem keamanan yang jelas,” kata Fira Dewanti (26), salah satu korban lainnya.

Pihak kepolisian mengimbau pengunjung lokasi camping untuk lebih waspada, terutama di lokasi yang minim penerangan dan tidak berpagar. Masyarakat juga diingatkan untuk tidak membawa barang berharga berlebihan saat beraktivitas di alam terbuka.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nyaman di Alam Terbuka: Alas Tenda Jadi Kunci Tidur nyenyak Saat Camping

Eiger Gelar Eiger Adventure Camp 2025: Kampanye Outdoor Life Ramah Lingkungan

Camping Bareng Hewan Peliharaan, Emang Bisa? Ternyata Banyak yang Sudah Coba!